Share

KRL Belum Normal, Penumpukan Penumpang Terjadi di Tiap Stasiun

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Kamis 17 Januari 2013 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 17 500 747859 kx63SGZ6g7.jpg Jalur KRL Tn Abang-Manggarai terputus (foto: Dede K/Okezone)

DEPOK - Akibat hujan deras beberapa hari ini, hampir seluruh kawasan di Jakarta terendam banjir. Bahkan banjir juga merendam stasiun Kota dan Sudirman.

Akibatnya, para penumpang menumpuk di tiap stasiun lantaran kereta tak akan lewat sampai Stasiun Kota dan Sudirman-Tanah Abang. Akses kereta rel listrik (KRL) tersebut terputus sejak pagi tadi.

Follow Berita Okezone di Google News

Kepala Stasiun Depok Lama Dwi Purwanto mengatakan dampak KRL tak bisa berhenti sampai Kota dan Tanah Abang, maka antrean KRL terjadi di setiap stasiun. Ia menyebutkan antrean terjadi dari mulai Citayam, Stasiun Depok Lama, Depok Baru, Pondok Cina, dan stasiun seterusnya sampai ke arah Manggarai.

"Berhubungan padat antrean KRL dari Citayam-Manggarai, maka KRL enggak bisa lanjutkan perjalanan sampai Sudirman dan Kota karena jalur tergenang air," ujarnya kepada Okezone, Kamis (17/01/2013).

Dwi menambahkan akibatnya KRL hanya berhenti sampai Pasar Minggu, sebagian lainnya sampai stasiun Manggarai. Informasi tersebut, kata Dwi, terus disampaikan kepada penumpang melalui pengeras suara.

"Sebagian Pasar Minggu dan sebagian Manggarai, kalau ke arah Bogor tetap sampai Bogor dari Stasiun Manggarai dan Pasar Minggu," paparnya.

Dwi mengakui memang hal itu berdampak pada penumpukan penumpang di tiap stasiun. "Ada penumpang yang pulang kembali, karena kantornya di Kota dan Tanah Abang kebanjiran, ada yang tetap memaksa pergi naik transportasi lain," imbuhnya.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini