Usai Referendum, Sengketa Falkland Tetap Panas

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Rabu 13 Maret 2013 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 13 414 775191 p5AAgCy3JM.jpg Konflik Kepulauan Falklands (Foto: CNN)

BUENOS AIRES – Warga Kepulauan Falkland memilih untuk tetap berada dalam kekuasaan Inggris dalam sebuah referendum. Tetapi Argentina yang mengklaim kepulauan itu sebagai wilayahnya menganggap referendum itu tidak sah.

Hasil referendum menunjukan 99 persen warga Falkland mendukung untuk tetap berada di bawah kekuasaan Inggris. Panitia referendum mengungkapkan hanya ada tiga warga yang menolak kekuasaan Inggris atas Falkland.

“Para penghuni Falkland saat ini adalah pendatang ilegal, tentu saja mereka memilih untuk terus menduduki Falkland secara ilegal,” ujar Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner, seperti dikutip CNN, Rabu (13/3/2013).

Sebagian besar penghuni Kepulauan Falkland memang berasal dari Inggris. Inggris memasukan kepulauan yang kini berpenduduk sekitar 2.500 jiwa itu ke dalam wilayahnya sejak tahun 1833 silam.

Argentina menuduh Inggris mengusir penduduk asli Kepulauan Falkland lalu menempatkan warganya di sana. Inggris melakukan hal itu agar dapat mengakui kepulauan Falkland sebagai wilayahnya.

Warga Falkland mengaku leluhur mereka datang ke kepulauan itu secara sukarela. Di masa lalu, migrasi warga Eropa ke wilayah Amerika memang dianggap sebagai hal yang wajar.

“Leluhur kami datang ke Kepulauan Falkland sekitar 200 tahun lalu, sama saja dengan leluhur warga Argentina yang sebagian besar adalah pendatang dari Eropa,” sebut penyataan yang dikeluarkan pemerintah lokal Kepulauan Falkland.

Perdana Menteri Inggris David Cameron menyatakan, Inggris menyambut baik hasil referendum yang dilakukan warga Falkland. Dia pun menyatakan, siap membela Kepulauan Falkland dari warga asing.

“Hasil referendum menunjukkan Falkland sepenuhnya milik Inggris. Kami siap untuk membela warga Falkland,” terang Cameron.

Berikut tautan berita konflik Falkland

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini