getting time...

Pimpinan OPM Tewas

Polri: Tak Ada Penambahan Pasukan di Papua

Taufik Hidayat - Okezone
Rabu, 16 Desember 2009 15:38 wib
Ilustrasi (Foto:freewestpapua)
Ilustrasi (Foto:freewestpapua)

JAKARTA - Mabes Polri memastikan tidak akan menambah pasukan setelah insiden penembakan Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik. Mabes hanya mengirim tim khusus dari Intel, Densus 88, dan Brimob untuk mengefektifkan penjagaan.

"Tidak ada penambahan pasukan, cukup oleh Polda Papua dan di-backup TNI yang ada di sana," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna di Mabes polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/12/2009).

Langkah selanjutnya, kata Nanan, polisi akan mengintensifkan kegiatan penjagaan dan pengawalan untuk memelihara keamanan, khususnya di wilayah Mimika hingga Tembagapura.

"Harapannya Polda Papua mampu mensinergikan Kepolisian dan masyarakat Papua," kata dia.

Polisi hingga kini masih menyelidiki kebenaran jenazah yang berhasil ditembak mati polisi itu adalah Kelly. Tim Forensik dan Identifikasi Mabes Polri tengah memeriksa jenazah Kelly di Rumah Sakit Jayapura, Papua.

Selain menembak Kelly, polisi juga telah menahan lima orang dalam penggerebekan itu. Mereka adalah Jeep Murip (24), Noni Sanawarme (35), Martinus Katarame (21), Yosep Kwantik (60), dan Yorni Murip (10).

Kelly diduga terlibat dalam penyerangan di kawasan PT Freeport pada 2002. Tak hanya itu, nama Kelly juga disebut-sebut erat dengan sejumlah peristiwa penembakan di Freeport selama Juli hingga Oktober 2009.
(ded)