Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Pemalang Telan Rp114 M

|

TEGAL - Pembangunan jalan tol ruas Pejagan-Pemalang sesi dua melalui Kabupaten Tegal, akhirnya menemui titik terang. Sesuai rencana, pembangunan jalan tol sepanjang 57,5 Km akan mulai dilaksanakan awal 2010.

Kasubbag Agraria Bagian Pemerintahan Setda Pemkab Tegal Edi Tjipto Sasmoko mengatakan tahap pembebasan lahan ditargetkan mulai dilaksanakan awal Pebruari 2010. Anggaran pembebasan lahan ini sudah dialokasikan oleh pemerintah sebesar Rp114 miliar.

"Harga lahan yang kena proyek tol juga sudah ditetapkan. Pembebasan lahan ini ditangani tim pembebasan tanah (TPT) pusat. Kami (pemkab) hanya memfasilitasi saja," katanya, dihubungi Jumat (18/12/2009).

Menurut dia, plafon harga tanah yang terkena proyek jalan tol untuk lahan pertanian ditetapkan sebesar Rp40.000/meter untuk lahan tidak bersertifikat. Sedangkan tanah sawah yang bersertifikat sebesar Rp44.000/meter. Sedangkan untuk lahan pekarangan ditetapkan antara Rp90.000-118.000/meter per segi.

"Anggaran pembebasan tanah sudah ada, tinggal pelaksanaannya saja," jelasnya.

Edy mengemukakan proyek jalan tol Pejagan- Pemalang melalui Kabupaten Tegal panjangnya mencapai 57,5 kilometer dan melintasi 36 desa di tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Dukuhturi, Adiwerna, Talang, Tarub, Pangkah, Suradadi dan Warureja.

Terkait adanya spekulan tanah yang bermain dalam pembebasan lahan, Edy menegaskan pemkab menjamin tidak akan ada spekulan tanah pada pembebasan lahan jalan tol Pejagan-Pemalang.

"Kami berani jamin tidak akan ada spekulan tanah karena seluruh lahan yang terkena proyek tol semuanya sudah diatur pemerintah pusat. Yakni pemasangan garis pembatas atau patok di seluruh lahan yang kena proyek tol," tandasnya.

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Belasan Anggota Geng Motor Diamuk Warga