JAKARTA - Kondisi tempat terjadinya kerusuhan di Buol, Sulawesi Tengah saat ini belum sepenuhnya kondusif. Terkait hal tersebut, Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi meminta agar tokoh masyarakat setempat agar dapat aktif mendinginkan suasana.
"Tahanan yang meninggal akan diseldiki penyebabnya, masyarakat diharap bisa mendinginkan termasuk tokoh adat diimau ikut serta," ucapnya seusai buka puasa bersama Presiden SBY di di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, No 1 Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2010).
Seperti diketahui bahwa Kapolri Bambang Hendarso Danuri telah memerintahkan Wakapolri untuk memimpin tim melakukan investigasi ke Buol, Selawesi Tengah. Kejadian penyerangan Polres Buol Sulteng dipicu oleh meninggalnya Kashmir bin Yeti Mumun (19) saat ditahan di Polsek Bual. Pihak kepolisian mengklaim bahwa meninggalnya Kashmir akibat bunuh diri.
Merasa tidak puas ratusan warga melakukan penyerangan ke Polsek Bual. Akibat kerusuhan tersebut 7 orang warga meninggal dan 28 orang lainnya luka-luka.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.