JAKARTA - Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) mencatat korban tewas akibat letusan Gunung Merapi pada Selasa 26 Oktober lalu tercatat 36 jiwa.
“35 orang di Provinsi DI Yogyakarta dan satu di Provinsi Jawa Tengah,” tulis rilis Kemenko Kesra yang diterima okezone di Jakarta, Jumat (29/10/2010).
Sementara itu untuk korban luka berat tercatat sebanyak 17 orang. Sebanyak 2 orang di antaranya dirawat di RS Bethesda, 12 orang di RS Sardjito, dan 3 orang di luar rumah sakit. Sedangkan untuk korban ringan tercatat 12 orang.
Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 47.906 jiwa. Dengan perincian 25.354 jiwa di Magelang, 3.970 jiwa di Boyolali, 3.500 jiwa di Klaten, dan 15.082 jiwa di Sleman.
Sedangkan untuk penanganan, Kementerian PU telah menyediakan 6 unit tangki air, 1 unit truk, 50 hidran umum, 1 unit IPA dan puluhan MCK di lokasi pengungsian di Kab Sleman, Prov DI Yogyakarta.
Sedangkan untuk pengungsi di Kab Magelang telah dikirim 120 unit hidran umum, 11 unit mobil tangki air, 50 unit WC knockdown, 10 unit WC portabel, 1 unit IPA dan 2 unit genset. Sementara itu untuk pengungsi Kab Klaten telah terpasang 12 unit hidran umum.
BNPB telah mengirimkan bantuan ke Prov DIY berupa 20 unit tenda pleton, 325 buah masker, 75 paket makanan siap saji. Selain itu bantuan juga dikirim untuk Prov Jawa Tengah berupa 30 unit tenda pleton, 650 buah masker, 75 paket makanan siap saji.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.