SUMENEP- Pembagian sedekah di Sumenep, Jawa Timur, diwarnai kericuhan. Ini terjadi saat ribuan orang berebut mendapatkan kain sarung dan uang dengan kisaran Rp25 ribu sampai Rp150 ribu.
Ribuan orang saling berdesakan untuk menerima sedekah yang diberikan seorang pengusaha asal Sumenep ini pada Kamis (4/8/2011) pagi.
Selain didominasi kaum perempuan berusia lanjut, sejumlah balita juga turut mengantre bersama orangtua mereka. Meski sudah disediakan jalur khusus, namun mereka saling berdesakan dan berhimpitan.
Aparat Kepolisian yang bertugas mengamankan sempat kewalahan mengatasi berjubelnya warga yang menerobos pintu masuk bukan tempat yang disediakan.
Sejumlah calon penerima zakat mengaku antre sejak pukul 05.00 WIB pagi karena ingin mendapat bingkisan. Pemberian sedekah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.
Hasbu, pemberi sedekah, mengatakan pemberian sedekah tersebut tidak hanya diberikan kepada masyarakat miskin dan lanjut usia di Sumenep, namun juga warga di sembilan daerah di seluruh Jawa Timur.
Dia menjelaskan, setiap tahunnya jumlah penerima terus bertambah hingga mencapai 10 ribu penerima untuk tahun ini. Hasbu mengaku harus menyisihkan dana sebesar Rp1 miliar untuk memenuhi para penerima sedekah.
Meski demikian, pembagian zakat yang dikawal ketat aparat keamanan akhirnya berakhir dengan tertib.
(Abdul Rahem/SUN TV/kem)