TANGERANG- Aprilianto Eko Wicaksono (13), korban tewas di stadion Utama Gelora Bung Karno, sejak sebulan lalu sudah menunjukkan sikap yang aneh.
Di sekolah, Aprilianto atau yang biasa disapa Eko oleh teman-temannya sudah menunjukkan sikap yang tidak biasa. Dia lebih banyak diam dan menyendiri.
"Biasanya, dia suka becanda dan ketawa-tawa. Tapi sejak sebulan lalu, dia lebih banyak diam," ujar Ferdi, teman sekelas Eko di SMPN 1 Kelapa Dua Tangerang, Rabu (23/11/2011).
Ditambahkan Ferdi, Eko menonton bola tidak sendiri. Dia bersama teman-temannya. Bahkan, beberapa dari teman-temannya juga mengaku sempat terjepit dan terinjak-injak.
"Biasanya, kalau sedang tidak ada guru di kelas dia suka ke kantin. Tapi akhir-akhir ini, kalau tidak ada guru dia mengaji di kelas, baca Alquran," tambah Hendra Dwi, teman sebangku Eko.
Di sekolah, selain dikenal sebagai orang yang riang, Eko juga dikenal sebagai orang yang aktif dalam kegiatan ektrakurikuler pencak silat.
Seperti diberitakan Eko tewas saat menonton laga pertandingan final SEA Games, Indonesia melawan Malaysia di Gelora Bung Karno. Eko tewas saat berdesak-desakan masuk ke dalam stadion. Rencananya, korban akan dimakamkan di Pemakaman Carang Pulang, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten hari ini.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.