SOLO - Hujan yang mengguyur Solo, Jawa Tengah, sejak Minggu 1 Januari hingga pagi ini mengakibatkan sembilan kelurahan di kota Solo terendam banjir. Termasuk rumah kediaman pribadi Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudiatmo juga kebanjiran.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kota Solo, Suharso, mengungkapkan bahwa banjir terjadi karena sejumlah sungai di kota Solo meluap akibat hujan. Sungai yang meluap termasuk sungai Bengawan Solo yang melintas di sisi timur kota Solo.
Sembilan kelurahan di kota Solo yang terendam banjir adalah Kelurahan Jebres, Pucangsawit, Sewu, Gandekan, Sangkrah, Semanggi, Joyosuran, Joyontakan, dan Kedunglumbu.
“Kelurahan tersebut berada di tiga kecamatan. Posisinya memang berada di kawasan tepi sungai Bengawan Solo. Termasuk rumah kediaman resmi Wakil Walikota Solo yang berada beberapa meter dari bibir sungai Bengawan Solo,” jelas Suharso di Balaikota Solo, Senin (2/1/2011).
Dia menjelaskan, ada sebanyak 1.389 Kepala Keluarga (KK) yang harus diungsikan ke tempat yang aman seperti balai kampung, sekolah, kalurahan dan tenda-tenda pengusian.
Sejak Minggu malam hingga Senin pagi tampak sejumlah relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Solo keliling melakukan evakuasi terhadap korban banjir. “Tiga di antaranya orang tua jompo berhasil dievakuasi dan kini diungsikan di gedung PMI Solo,” ungkap Sekretaris PMI Solo, Sumartono.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.