tragedi sukhoi

ITB Diminta Kaji Mesin Mobil Esemka

Iman Herdiana - Okezone
Kamis, 19 Januari 2012 15:53 wib
Perakitan Kiat Esemka di Solo (Foto: okezone/Genta W)
Perakitan Kiat Esemka di Solo (Foto: okezone/Genta W)

BANDUNG - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta Institut Teknologi Bandung (ITB) mengkaji mesin mobil Kiat Esemka. Hasil kajian dimaksudkan untuk pengembangan mobil nasional.
 
“ITB diminta Dikti untuk dampingi Esemka, ya kami siap untuk itu,” kata Wakil Rektor ITB Bidang Komunikasi, Kemitraan, dan Alumni, Hasanuddin Z Abidin, di Bandung, Kamis (19/1/2012).

ITB, lanjut dia, akan mengkaji masalah mesin buatan pelajar SMK di Solo tersebut. Tim yang berangkat melakukan pengujian berasal dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB. “Ini baru permintaannya saja, belum sampai ke detil,” terangnya.

Hasanudin menyebutkan, mobil buatan para siswa SMK sudah bagus dan menunjukkan cinta rasa produk dalam negeri. Pengiriman tim pendamping ITB untuk mobil Esemka sebagai keseriusan pemerintah dalam mendukung kreasi anak negeri.

Dia menilai dukungan pemerintah terhadap mobil Kiat Esemka masih kurang. Begitu juga dukungan dari anggota legislatif. Dia khawatir, kurangnya dukungan, maka fenomena mobil Esemka hanya selepas lewat.

“Jika tak dibantu tahun depan bisa hilang. Untung ada Pak Jokowi. Tapi keberpihakan bukan hanya dari eksekutif saja, perlu dukungan dewan juga,” ujarnya.

Bentuka konkret bantuan pemerintah, sebut Hasanuddin, dari sisi dana. Menurutnya, rata-rata SMK yang membuat mobil nasional terbentur pembiayaan.

Selain itu, fenomena mobil Esemka juga memerlukan dukungan budaya. Artinya, lanjut Hasanudin, sudah siapkah masyarakat Indonesia menggunakan mobil buatan dalam negeri.

“Masyarakat Indonesia masih senang menggunakan produk buatan luar negeri,” tambahnya.

(ton)

  • mimosa » 0 Tanggapan
    kira" perakitannya pake mesin pabrik apa rakit tangan? alatnya dari mana, bikin sendiri? orang" di belakang proyek ini siapa? apakah pihak luar/asing melakukan iming" bisnis kpd guru esemka, dengan tujuan menjual produk asing, namun dgn motif pulikasi bahwa ini produk negri, padahal di luar udah banyak yg bikin kya gini (hanya melebarkan sayap bisnis, tp motifnya cari simpati rakyat indonesia biar bisnisnya si asing ini laku). beritanya nya detailin lg donk, biar tau kebenarannya kya apa. hmmm....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Vecky » 0 Tanggapan
    Daripada ributin anggaran BANGGAR DPR, mendingan uangnya dilalihkan aja buat dukung produk dalam negeri seperti ESEMKA itu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • maya87 » 0 Tanggapan
    MAJU TERUS ESEMKAAA.....WE LOVE YOUUU...!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • maya87 » 0 Tanggapan
    Maju Terus Esemkaaaa......WE LOVE YOUUUU...!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • It's Up To Me » 0 Tanggapan
    Bukannya engga siap. gw mau liat dulu, seberapa lama ketahanan ni mobil, jangan sampe kayak kasus mobil t*m*r
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.