MEDAN- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumatera Utara, mengaku telah mengirimkan lima nama Bakal Calon (balon) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) ke Dewan Pengurus Pusat (DPP).
Nantinya, partai akan melakukan seleksi dan menetapkan Calon Gubernur yang diusung di Pilgub Sumut. Disamping 5 nama balon Gubsu itu, DPD juga merekomendasikan satu nama untuk posisi Wakil Gubernur yang berasal dari internal Partai.
Nama-nama tersebut yakni Mantan Direktur Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu, Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Tengku Erry Nuradi, Mantan Sekretaris Daerah Sumut Rustam Effendi Nainggolan, Mantan GM PT PLN Pikitring Suar Bintatar Hutabarat, dan PDI-P yang menjabat komisioner KPPU Benny Pasaribu.
“Untuk Balon Gubsu ada lima nama, sementara untuk wakilnya ada satu nama dari internal partai yakni Syahrul Siregar yang merupakan Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut Bidang Keagamaan. Enam nama ini merupakan nama-nama terbaik yang kita nilai memiliki kemampuan terbaik untuk memimpin Sumut ke depan.” Kata Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut, Analisman Zalukhu, di Medan pada Selasa (28/8/2012).
Analisman mengaku, kelima nama balon gubsu yang dikirimkan ke DPP PDI-P dilengkapi dengan ranking hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan DPD, namun dia tak bersedia menyebutkan calon mana yang memiliki nilai tertinggi dari hasil uji kelayakan dan kepatutan tersebut.
“Soal nilainya ya itu rahasia lah. Lagi pula kita kan hanya diminta untuk menjaring. Setelah kita kirimkan selanjutnya penentuannya berdasarkan survey elektabilitas partai kan nanti menjadi kewenangan DPP. DPP pasti memiliki perhitungan sendiri dalam memutuskan, dan kita tak ingin mengintervensinya. Yang penting siapapun nanti yang diputuskan, kita selaku mesin partai siap bergerak memenangkan nama tersebut,”jelasnya.
Sementara itu, salah seorang balon gubsu lainnya yakni mantan Pangkostran Letjen TNI (Purn) A.Y Nasution tidak masuk dalam rekomendasi DPD PDI-P.
“Kalau pak AY dia memang mendaftar ke PDI-P. Tapi karena langsung ke DPP, ya kita enggak rekomendasikan dari daerah lah. Biar DPP yang menilai sendiri. Tapi kalaupun nama itu yang nantinya direkomendasikan, kita siap kok,”jelasnya.
DPD PDI-P Sumut sendiri diakui Analisman kini terus berupaya membangun konsolidasi internal dan membuka koalisi dengan partai-partai di yang memiliki kursi di DPRD Sumut untuk memenangkan calon yang nantinya dipilih DPP.
“Koalisi pastilah. Ini sedang kita bangun. Kita tak mampu mengajukan calon sendiri dan harus bersama partai lain. Tapi keputusan final terkait dengan siapa kita berkoalisi, ya kembali ke DPP lah,” tutupnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.