BANDUNG – Korban peluru nyasar, Fitri Yanti (19), kembali dirujuk ke Rumah Sakit TNI AU dr Salamun setelah sebelumnya mendapat perawatan di RS Bhayangkara Sartika Asih.
“Korban dipindahkan ke Salamun karena kesepakatan keluarga,” kata Karumkit Bhayangkara Sartika Asih, Kombes Pol Hisbulloh, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2015).
Menurut dia, dokter di Sartika Asih hanya memberi perawatan tahap pertama. Di antaranya, memberikan antibiotik dan obat antinyeri kepada korban.
Selain itu, dari hasil foto rontgen, korban mengalami patah tulang di bagian fibula atau tungkai bagian bawah sebelah kiri.