NUSA DUA - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, Tahun Kunjungan Indonesia (Visit Indonesia Year) 2008 akan diarahkan pada program pariwisata hijau (green tourism).
"Indonesia akan melakukan gebrakan sektor pariwisata dengan menetapkan Indonesia Visit Year 2008 menuju green tourism," cetus Jero Wacik di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Selasa (4/12/2007).
Pencanangan ke arah tersebut, sambung Jero, menggunakan asumsi 2008 sebagai tahun kebangkitan parisiwata Indonesia. Selama ini, menurutnya, pariwisata selalu menunjukkan penurunan akibat berbagai kondisi sosial politik dalam negeri, termasuk bencana alam.
Dikatakan dia, dengan kekayaan kepulauan Indonesia, telah disiapkan sebanyak 1.800 even wisata yang siap diselenggarakan. "Pemerintah menargetkan tujuh juta wisatawan ke Indonesia," tandas dia.
Menurut Jero, di tengah isu pemanasan iklim saat ini, pemerintah akan menampilkan Indonesia melalui green tourism. "Kita akan menunjukkan Indonesia masih ramah terhadap lingkungan," imbuhnya.
Kepedulian Indonesia, sambungnya, dibuktikan dengan penanaman puluhan juta pohon beberapa waktu lalu. Namun, Jero mengakui pemerintah belum memiliki konsep bentuk pariwisata lingkungan yang akan ditampilkan.
(Nurfajri Budi Nugroho)