Menkominfo Prihatin Facebook Jadi Ajang Memaki

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Senin 11 Januari 2010 04:01 WIB
Share :

DEPOK - Banyaknya situs jejaring dunia maya yang digandrungi masyarakat seperti Facebook dan Twitter, saat ini justru sering menjadi ajang adu mulut dengan bahasa yang tidak sopan.

Hal itu ternyata mengundang perhatian Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring. Politisi PKS itu menyayangkan penggunaan bahasa kasar dalam komunikasi di situs jejaring sosial.

“Jangan mentang mentang ada Facebook ada Twitter, kita jadi sering memaki maki orang, harusnya sarana komunikasi digunakan sebagai ajang komunikasi yang positif. Tapi sekarang ini justru saat ini bahasa yang keluar adalah bahasa yang primitif, lama lama kita menjadi budaya primitif,” jelasnya di Depok, Minggu (10/01/10).

Tifatul mengimbau masyarakat untuk menggunakan jejaring Facebook dan Twitter untuk hal hal yang positif, seperti kampanye lingkungan. Menurutnya, gerakan mendukung suatu hal yang positif di dunia maya cukup mampu menarik perhatian masyarakat.

“Misalnya kampanye untuk hidup ramah lingkungan, atau hidup bersih, kampanye tentang kesehatan, atau kampanye tentang AIDS, serta kampanye untuk tertib lalu lintas,” katanya.

Menurut Tifatul, gerakan dukungan di dunia maya untuk Prita Mulyasari, dapat menjadi salah satu contoh bagi masyarakat bahwa dunia maya merupakan ajang efektif untuk mengajak masyarakat berbuat kebaikan.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya