JAKARTA - Sedikitnya 50 anak dari Panti Asuhan Al Hadist di Jalan Kamal Muara Raya, Jakarta Utara, memberikan santunan dari hasil tabungan mereka sendiri. Anak-anak yatim itu berbagi rezeki kepada kaum lanjut usia, para dhuafa, dan anak yatim lainnya.
Menurut Kordinator Anak Yatim Al Hadist, Sanusi, kegiatan ini sebagai wujud amalan yang diteladani Nabi Muhammad Saw. ”Meski beliau yatim, tetapi sangat dermawan terutama di bulan Ramadan,” ungkap Sanusi Selasa (31/8/2010). Mereka memberikan uang sebesar Rp5 juta dari uang jajan yang mereka sisihkan.
Mereka juga menyerahkan bingkisan puasa dan lebaran berupa sirup dan kue kepada 50 lansia. ”Sikap berbagi ini sudah sejak lama ditanamkan kepada anak asuh kami,” ungkap penanggung jawab Panti Asuhan Al-Hadist, Hadiriawan.
Bukan hanya pada Ramadan, sebelumnya mereka juga telah membagikan hewan qurban saat Lebaran Haji tahun lalu. Mereka berkurban juga dari yang yang mereka kumpulkan dari tabungan. Mereka juga pernah mengumpulkan uang jajan untuk membeli pohon yang selanjutnya ditanam di lingkungan mereka.
Di Jakarta Timur, sebanyak 2.000 guru ngaji dan 903 guru honorer mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (BAZIS) Jakarta Timur. Bantuan sebesar Rp400 ribu tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jakarta Timur Murdhani.
Selain bantuan untuk guru ngaji dan honorer, BAZIS Jakarta Timur juga memberikan bantuan pembangunan dua masjid senilai Rp80 juta dan 21 keranda jenazah senilai Rp162.750.000.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi pelopor bagi unit-unit lainnya untuk memberikan bantuan kepada sesama,” pesan Wali Kota dalam acara peringatan Nuzulul Quran, di Masjid Baitul Muhyi kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
(Dian AF)