Mensos: Gus Dur dan Soeharto Belum Penuhi Syarat Jadi Pahlawan

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Rabu 09 November 2011 19:09 WIB
Gus Dur
Share :

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada tujuh orang putra terbaik bangsa.

Tujuh orang tersebut, yakni Mr. Syafruddin Prawiranegara, DR. KH. Idham Chalid, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka), Ki Sarmidi Mangunsarkoro, I Gusti Ketut Pudja, Sri Susuhun Paku Buwono X, dan Ignatius Joseph Kasimo.

Namun, nama-nama seperti mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) yang sebelumnya telah diajukan menjadi pahlawan nasional ternyata tak mendapatkan gelar tersebut. 

Menteri Sosial, Salim Djufri Assegaf mengatakan peluang Gus Dur untuk menjadi pahlawan terbuka lebar.  “Kalau tidak dicantumkan sebagai pahlawan sebenarnya bukan berarti tidak ada peluang, tetapi bisa terus diajukan sekali dua kali tiga kali dan seterusnya. Jadi bukan berarti sekali diajukan tidak jadi terus tidak ada peluang,” kata Salim di istana Kepresidenan, Rabu (9/11/2011).

Salim menegaskan ada syarat khusus untuk menjadi seorang pahlawan. “Kalau syarat umum sudah pernah dengar kan? Kalau syarat yang khusus itu salah satunya harus almarhum dulu, pasti itu, kalau belum almarhum belum bisa itu,” katanya.

Dijelaskan Salim, usulan seseorang untuk mendapatkan anugerah pahlawan, berasal dari daerah. “Jadi bukan dari kementerian. Usul itu dari daerah masing-masing. Dari bawah diangkat sampai Gubernur, di situ ada tim peneliti dan pengkaji gelar. Jadi ada timnya semua di situ sampai dibuat seminar baru diusulkan ke kementerian sosial,” katanya.

Salim melanjutkan, di kementerian ada tim peneliti dan pengkaji tingkat pusat, yang anggotanya berjumlah 13 orang. “Tidak ada dari kementerian sosial. Anggotanya itu dari pakar sejarah, intelektual. Setelah mereka selesai umpamanya yang dibahas ada sepuluh atau lima belas atau dua puluh, yang lolos itu kita ajukan ke Presiden melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Kehormatan,” katanya.

Lantas mengapa Gus Dur dan Soeharto pernah diusulkan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tidak masuk dalam daftar anugerah pahlawan kemarin?.

“Mungkin syarat-syarat belum lengkap atau apa itu perlu dilengkapi lagi,” kata Salim.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya