DEPOK- Langkah yang diambil Pemerintah Kota Depok melarang pemasangan baliho iklan yang berbau pornografi didukung ormas Front Pembela Islam (FPI).
FPI mendukung penuh langkah Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menurunkan baliho iklan yang menampilkan wanita seksi dengan ketiaknya dalam iklan produk deodoran.
Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri mengatakan pihaknya mendukung seratus persen langkah Pemkot. Bahkan, kata dia, FPI siap membantu Satpol PP dengan mengerahkan seluruh anggota laskar apabila ditemukan iklan baliho lainnya yang berbau mesum.
“Saya dukung seratus persen, kalau Pemkot yang tak mau turunkan malah anak buah saya yang akan turunkan baliho itu,” tegasnya kepada okezone, Jumat (11/11/11).
Dengan begitu, lanjutnya, Pemkot Depok sudah bertanggung jawab menjauhkan mata pengendara jalan yang melintas dari kemaksiatan. “Dan itu menjadi tanggung jawab Wali Kota dihadapan Allah,” jelasnya.
Tak hanya baliho, ujar Idrus, namun segala bentuk dan tempat kemaksiatan seperti kafe mesum atau tempat esek-esek lainnya harus segera ditutup oleh Pemkot Depok.
“Kemaksiatan tetap harus ditutup, apapun bentuknya FPI diam bukan berarti enggak mau menutup paksa, selagi Pemkot mau bekerja maka FPI dia, jika tidak maka saya yang sikat,” tukasnya.
(Stefanus Yugo Hindarto)