BOSTON - Seorang pelaku pengeboman Boston dikabarkan berhasil ditangkap, namun pihak FBI mengaku belum melakukan penangkapan melainkan baru mengidentifikasi pelaku. FBI justru tengah mencari seorang pria bertopi putih yang diyakini sebagai pelaku pengeboman.
Sebelumnya seorang petugas penyelidik federal AS kepada CNN, Kamis (18/4/2013) mengatakan, tersangka berhasil diidentifikasi melalui dua rekaman video yang diambil sesaat bom belum meledak.
Salah satu rekaman video tersebut diambil tidak jauh dari pusat perbelanjaan Lord & Taylor. Sementara rekaman lainnya berasal dari video keamanan yang dimiliki oleh stasiun televisi Boston.
Tetapi pihak berwenang Boston membantah adanya penangkapan. Namun mereka mengaku sudah memiliki gambaran siapa pelaku pengeboman yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 180 warga lainnya.
"Kami sudah mendapatkannya," ujar pihak Kepolisian Boston tanpa menjelaskan apakah pelaku saat ini sudah berhasil diidentifikasi atau berhasil ditangkap.
Kepolisian Boston dan pihak FBI menjelaskan mereka kini sedang memburu seorang pria yang menggunakan topi berwarna putih. Pria yang terekam dalam kamera video diketahui menggunakan jaket berwarna hitam dan sweater abu-abu.
Sebelumnya pada Rabu 16 April lalu, FBI mendapatkan rilis mengenai dua bom yang meledak dalam jarak 12 detik itu. Salah satu bom diketahui disimpan di panci presto yang dibawa dalam tas ransel berwarna hitam. Panci itu juga diisi paku bahkan bola-bola besi yang ditujukan untuk melukai korban sebanyak mungkin.
(Fajar Nugraha)