Ratusan Calon Jamaah Umroh Merasa Ditipu

Salviah Ika Padmasari, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2015 00:11 WIB
Foto: Okezone ilustrasi
Share :

MAKASSAR - Ratusan calon jamaah dari travel umroh PT Arca Perkasa berkumpul di aula salah satu kampus swasta di Jalang Pandang Raya, Makassar, Jumat, (15/5/2015). Mereka memprotes travel yang baru empat tahun beroperasi itu karena pemberangkatan mereka ke Tanah Suci, ditunda.

Sebelumnya, travel yang beralamat di Jalan Batua Raya, Makassar, tersebut sudah dilaporkan ke Polres Gowa dan Polrestabes Makassar oleh beberapa calon jamaahnya karena mereka merasa ditipu.

Sedianya, diantara ratusan calon jamaah umroh tersebut sudah menyetor uang sejak awal tahun 2014. Rencananya mereka diberangkatkan pada 10 Mei 2015, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pemberangkatan.

Sebanyak 170 orang calon jamaah umroh dijanjikan akan diberangkatkan beberapa kali di bulan April hingga Mei 2015.

Apalagi, banyak yang berminat memanfaatkan jasa perusahaan travel ini karena harga yang lumayan murah, dari Rp16 juta hingga Rp18juta di saat travel lain sudah memasang harga Rp23 juta hingga Rp27 juta.

Ratusan calon jamaah umroh ini ada yang berasal dari Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Bone, Kabupaten Jeneponto, dan Kabupaten Bulukumba. Pertemuan mereka dengan PT Arca Perkasa selaku pengelola travel difasilitasi oleh Polsek Panakkukang.

Sejumlah calon jamaah mengungkap kekecewaannya. Mereka mengaku kesal karena merasa ditipu, yang tidak hanya seorang saja tetapi bersama keluarga dan kerabatnya yang lain yang juga hendak umroh bersama.

Dalam penjelasan, Muhammad Arsyad selaku Direktur Utama PT Arca Perkasa yang bergerak di bidang jasa tour dan travel umroh dan domestik ini berjanji akan memberangkatkan 170 calon jamaah ini pada Desember 2015.

"Sama sekali kami tidak punya maksud untuk menipu atau membodoh-bodohi karena kalau mau berlaku demikian tentu kami tidak akan berada di depan bapak-bapak dan ibu sekalian untuk bersama-sama cari solusi penyelesaian masalah ini," kata Muhammad Arsyad.

Direktur muda berusia 23 tahun ini dengan suara serak dan berkali-kali memohon maaf atas kesalahan manajemen perusahaan yang dipimpinnya.

Salah seorang calon jamaah umroh, Haji Tajuddin dari Kabupaten Bone mengaku, dia bersama 40 anggota keluarganya kecewa karena seluruh pembayaran telah dilunasi, tapi belum juga diberangkatkan.

"Mungkin memang dari awal tidak ada maksud menipu tapi dalam perjalanannya ada sandungan. Tolong jelaskan ke kami apa masalahnya dan upaya apa yang dilakukan dalam sisa enam bulan ini jika dijanji Oktober-Desember sebagai jaminan kami benar-benar akan diberangkatkan. Misalnya jual aset atau apa," tandas Haji Tajuddin.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya