MAKASSAR - Wa Ode Nurfatimah (20) mahasiswi STIM Nitro, Makassar, berhasil selamat dari penyekapan pada Rabu malam pukul 20.00 Wita. Nurfatimah berteriak minta tolong sehingga tetangga kos-kosannya di Kompleks UMI Blok A/8 Jalan Prof Abdurahman Basalamah Kecamatan Panakkukang, datang membantu.
Pelaku yang ternyata sesama mahasiswa Fakultas Managemen di STIM Nitro, langsung dimassa dan dibawa ke pos sekuriti perumahan UMI. Padahal sebelumnya Wa Ode Nurfatimah sempat dicekik dan mulutnya disekap dengan kain mengandung obat bius oleh pelaku bernama Khaidir Khaliq (20).
Kepala unit (Kanit) Polsek Panakkukang, AKP Surahman, menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat kejadian dirinya sedang menunggu temannya di kosan. Ketika ada yang mengetuk pintu kamar, ia langsung membukakan pintu karena mengira temannya yang datang.
Bukan teman yang dinanti yang datang, melainkan seorang laki-laki tidak dikenalnya. Pelaku langsung menempelkan kain basah ke mulut korban sambil mendorongnya ke arah tempat tidur. Korban sempat teriak meminta tolong dan teriakan itu didengar oleh para tetangga kos. Tak ayal pelaku melepaskan pegangannya dan bermaksud melarikan diri.
"Upaya melarikan diri dari pelaku ini gagal karena terlanjur tertangkap oleh tetangga korban. Pelaku dibawa ke pos sekuriti perumahan. Dan sempat dimassa," jelas AKP Surahman.
Adapun pelaku Khaidir Khaliq mengaku awalnya di kos-kosan korban untuk mencari temannya bernama Fitri. Korban Wa Ode Nurfatimah membuka pintu kamarnya dan menyampaikan bahwa kamar Fitri di kamar 5, sembari menutup kembali pintu kamarnya.
Berselang beberapa saat, pelaku kembali ke kamar korban dan mengetuk pintu. Korban yang mengira ketukan pintu itu dari rekan yang ditunggunya lalu membuka pintu tapi rupanya pelaku yang mengaku sedang mencari kamar rekannya.
"Untungnya terdengar oleh tetangga kos korban dan pelaku pun," jelas Surahman seraya mengatakan, soal motif pelaku yang membawa kain mengandung obat bius itu masih pendalaman.
(Risna Nur Rahayu)