BENGKULU - Satu kuntum bunga rafflesia spesies jenis Bengkuluensis berdiameter sekira 53 sentimeter (cm) dan tinggi sekira 15 cm mekar sempurna di kawasan Sungai Penangkulan, Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
"Bunga langka ini dapat dinikmati hingga lima hari ke depan," kata Ketua KPPGPPL (Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka) Kabupaten Kaur, Noprianto, saat dihubungi Okezone, Senin (13/7/2015).
Ia mengatakan, bunga ini tumbuh di daerah hutan hujan tropis, tepatnya di lembah Bukit Barisan Sumatera, Padang Guci Kabupaten Kaur, dengan memiliki lima kelopak.
Untuk melihat keunikan bunga langka ini, kata dia, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua hingga areal perkebunan warga, dengan membutuhkan waktu sekira 15 menit, kemudian dilanjutkan berjalan kaki sekira 10 menit untuk tiba di lokasi.
"Rafflesia Bengkuluensis merupakan jenis baru dari Indonesia. Jenis ini memakai nama epithat 'Bengkuluensis' untuk menghormati Bengkulu sebagai lokasi pertama kali jenis ini dideskripsikan," jelas Noprianto.
Sebelumnya, jenis bunga langka ini pertama kali dideskripsikan Agus Susatya bersama dua rekannya dari Malaysia, yakni Arianto dan et Mat-Salleh di Desa Talang Tais, Padang Guci, Kabupaten Kaur pada 2005.
Rafflesia Bengkuluensis berukuran medium dengan diameter bunga sekira 50 hingga 55 cm, serta helai perigon berukuran sekira 15 hingga 19 cm. Helai perigon berwarna oranye tua atau merah bata, dengan bercak berwarna oranye muda dan berukuran panjang sekira 9 mm dan lebar 4-6 mm. (ira)
(Muhammad Saifullah )