Lawan Ekstremisme, Inggris Gelar Dialog Lintas Agama dengan Indonesia

Pamela Sarnia, Jurnalis
Senin 27 Juli 2015 05:23 WIB
Pemerintah Inggris Akan Menggelar Dialog Lintas Agama dengan Indonesia untuk Mempelajari Toleransi dan Cara Melawan Ekstremisme (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Inggris tampak serius dalam melawan ekstremisme. Demi mencegah penyebaran paham radikal dan menekan pergerakan kelompok militan ISIS, Pemerintah Inggris berencana menggelar pertemuan dengan para pemuka agama di Indonesia. Dialog lintas agama tersebut merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron ke Indonesia pada 27-28 Juli 2015.

"Kami akan bertemu dengan para pemimpin agama untuk membahas pengalaman kami dalam melawan ekstremisme dan membangun toleransi," kata Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Inggris, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 26 Juli 2015.

Selain itu, lanjut Moazzam, delegasi Inggris akan belajar dari Indonesia sebagai negara pluralis yang memiliki rekam jejak kuat dalam menjaga toleransi. "Kami akan datang ke Indonesia untuk memetik pelajaran tersebut sekaligus mendukung Indonesia dalam memperkuat toleransi," ujar Dubes Moazzam.

Dalam hal memerangi ekstremisme, Pemerintah Inggris menilai Indonesia berhasil menekan jumlah warga negara yang bergabung dalam kelompok militan ISIS.

Menurut Dubes Moazzam, keberhasilan Indonesia dalam mencegah penyebaran ISIS tercermin dari angka warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan ISIS lebih rendah dari Inggris.

"Berdasarkan data Pemerintah Indonesia, sekira 500 WNI bergabung dengan ISIS. Sementara angka di Inggris lebih tinggi padahal jumlah penduduknya lebih sedikit," ujarnya. Di Inggris, tercatat 1.600 penduduknya bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah.

"Hal ini menunjukkan Indonesia berhasil menekan perkembangan terorisme. Kami akan belajar dari Indonesia bagaimana menangani ekstremisme dan membangun toleransi," sambungnya.

(Pamela Sarnia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya