Mengenai ide pembuatan tempat pencoblosan di atas bus, Suyatno mengatakan itu merupakan kesepakatan seluruh petugas KPPS. Untuk anggaran, diambil dari alokasi yang diberikan oleh KPU.
"Sewa bus Rp300 ribu untuk setengah hari. Sedangkan untuk dekorasi dan lain-lainnya, dananya Rp200 ribu. Total Rp500 ribu. Itu uang dari KPU," jelasnya.
Salah satu pemilih, Denpi Wulandari, menyatakan sangat antusias untuk memilih. Denpi yang baru tiga kali memilih pada pileg, pilpres, serta pilkada ini mengungkapkan tertarik mencoblos di dalam bus tersebut.
"Baru kali ini memilih di atas bus. Bagus juga idenya membuat TPS unik," ungkapnya.
(Abu Sahma Pane)