Warga Gelar Upacara Adat di Lokasi Amokrane Sabet Tewas

Raiza Andini, Jurnalis
Kamis 05 Mei 2016 13:54 WIB
Share :

DENPASAR – Warga Adat Canggu menggelar upacara Pemari Suda di lokasi tewasnya Amokrane Sabet di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Bali. Hal itu dilakukan untuk membersihkan tanah Canggu yang telah mengalami cuntaka atau kotor.

Bendesa Desa Adat Canggu I Nyoman Sujapa menjelaskan, upacara tersebut bertujuan untuk menyucikan kembali tanah Canggu, agar masyarakat sekitar mendapatkan ketenangan dan terbebas dari rasa mencekam lantaran menyaksikan prosesi penembakan oleh pihak kepolisian.

"Kita melakukan upacara Pemari Suda atas dasar upacara Caru Panca Sata, tujuannya adalah untuk membersihkan dan menyucikan kembali kawasan itu, agar didapatkan ketenangan kehidupan masyarakat," terang Sujapa di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Kamis (5/5/2016).

Menurut adat Bali, darah yang tumpah akibat dari kemarahan atau meninggal secara tidak wajar seperti pembunuhan yang disengaja akan mempunyai dampak yang tidak baik terhadap kehidupan dan keseimbangan antara masyarakat dan alam.

(Baca juga: 24 Peluru Polisi Tak Menembus Tubuh Amokrane)

Sebelumnya, Perbekel telah melakukan rangkaian upacara keagamaan agar arwah tenang setelah insiden penembakan tersebut dan tidak membuat keresahan atau hal negatif kepada warga sekitar.

"Kita sudah melakukan juga pecaruan alit, yang dilanjutkan dengan Durma Ngala dan lainnya, tetapi oleh masyarakat setempat dan para pemangku adat itu belum cukup dan dilanjutkan dengan upacara yang lebih besar yang dilaksanakan di catuspatra. Karena catuspatra itu pusat dari seluruh kekuatan, kalau kekuatan negatif itu berkumpul ada di catuspatra ini tidak dibersihkan ini akan menyebar ke masyarakat," tandasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya