Sandi akan Laporkan Pembuat Kontrak Politik Palsu ke Polisi

Ferio Pristiawan Ekananda, Jurnalis
Minggu 19 Maret 2017 21:30 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno.
Share :

JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Salahudin Uno merasa dirugikan atas surat kontrak politik palsu yang berisi kesediannya menerapkan syariat Islam bila terpilih bersama Anies Baswedan.

Pria yang karib disapa Sandi itu mengaku tidak pernah menandatangani surat tersebut. Pengusaha muda ini menegaskan bahwa kontrak politik yang dibubuhi tanda tangannya dan Anies adalah hoax.

"Itu adalah hoax. Dipalsukan," kata Sandi saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/3/2017).

(Baca Juga: Beredar Kontrak Politik Palsu, Sandi: Itu Bukan Tanda Tangan Saya!)

Sandi mengaku bahwa tim hukumnya akan melaporkan pembuat dan penyebar surat tersebut. Apalagi surat itu belakangan tersebar hingga menjadi viral di dunia maya.

"Kami sedang proses ke pihak yang berwajib (polisi). Bahwa itu melanggar Undang-Undang ITE, dan kita minta aparat segera menindaklanjuti," tuturnya.

Sandi menjelaskan telah mendiskusikan terkait tindak lanjut mengenai persoalan surat tersebut ke tim suksesnya. Namun, ia belum tahu pasti kapan pelaporan akan dilayangkan ke pihak berwajib.

"Tadi malam sudah kita perintahkan kepada tim advokasi. Nanti dari tim advokasi yang akan menindaklanjuti," terangnya.

(Baca Juga: PKS Desak Penegak Hukum Proses Upaya Fitnah kepada Anies-Sandi)

Ia meminta masyarakat tak mudah terpancing dengan isu seperti ini. Menurutnya, ada dugaan, tindakan menyebar surat tersebut hanya untuk menganggu kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya Jakarta.

"Kami imbau supaya semua warga, supaya tidak terprovokasi dengan statement hoax yang menunjukkan ketidakinginan dari sekelompok orang, bahwa kita ini rukun sebagai umat beragama," tandasnya.

(Feri Agus Setyawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya