"Lama hilal, itu adalah 31 menit 55 detik,t tinggi berada pada 7,55 derajat, berada diantara 6-8 derajat. Dengan padangan-pandangan ini maka bisa dinyatakan posisi hilal sudah sangat tinggi," lanjut dia.
Sidang isbat dihadiri Duta Besar Negara-negara Sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, hadir pula perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
Penentuan awal Dzulhijjah 1438 H, merupakan hasil Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerjasama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi terkait setempat.
(Awaludin)