Ngaruwat Bumi, Bentuk Syukur Atas Hasil Bumi Jelang Tahun Baru Islam

Mulyana, Jurnalis
Kamis 21 September 2017 08:16 WIB
Share :

SUBANG - Ngaruwat bumi, sebuah tradisi yang biasa dilakukan sebagian masyarakat Jawa barat untuk menyambut tahun baru islam. Ngaruwat bumi dilakukan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang telah diberikan Allah kepada mereka.

Menurut Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, ritual ngaruwat bumi yang kental dengan unsur adat dan kebudayaan dapat dijadikan daya tarik wisata jika dikelola dengan baik.

"Tradisi masyarakat desa ini bisa menjadi potensi wisata yang sangat bagus jika dikelola dengan baik," ujar Dedi di sela-sela menghadiri undangan masyarakat Kampung Adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Rabu (20/9/2017).

Dedi mengatakan, ritual ngaruwat bumi merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Sebab, berbagai nilai kebudayaan dan religi tumbuh dari ritual ini.

"Ini merupakan warisan leluhur kita. Makanya perlu dilestarikan dengan baik. Karena dari sini lah tempat tumbuhnya akar kebudayaan, secara religi juga ini merupakan bentuk rasa syukur kepada sang pencipta atas hasil panen warga masyarakat," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya