Aktivitas Jenderal Gatot Usai Pensiun Akan Tentukan Potensi Politiknya

Reni Lestari, Jurnalis
Sabtu 09 Desember 2017 07:46 WIB
Jenderal Gatot Nurmantyo (Dok Okezone)
Share :

JAKARTA – Nama mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo muncul dalam sejumlah survei pemilihan presiden yang digelar tahun ini. Meski tidak terlalu diunggulkan, Gatot sudah masuk radar bursa calon presiden-wakil presiden 2019.

Pengamat politik dari Universitas Nasional, Alfan Alfian mengatakan, percepatan politik Gatot ditentukan dari aktvitasnya setelah tak lagi menjabat Panglima TNI. Jabatan Panglima TNI menurutnya memberikan banyak panggung kepada Gatot untuk dikenal masyarakat luas.

"Tergantung apa aktivitas Pak Gatot setelah ini. Apabila dia masih mampu untuk tampil ke publik dan antusiasme publik itu tinggi, maka kan peluang untuk meningkatkan popularitas itu terbuka," kata Alfan kepada Okezone, Sabtu (9/12/2017).

Sebaliknya, jika Gatot tak lagi banyak bersentuhan dengan publik, peluang untuk dikenal secara lebih luas akan menurun.

"Jadi yang menjadi salah satu hal yang penting bagi masa depan Pak Gatot dalam kontestasi Pilpres 2019 adalah apakah setelah pensiun masih aktif menjadi sosok yang dekat publik atau mendapat panggung," jelas dia.

Sebelumnya diketahui, Gatot resmi meletakkan jabatannya dan digantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Pengangkatan Marsekal Hadi sebagai Panglima ini telah dilakukan, meski sebenarnya masa pensiun Gatot baru akan dimulai April 2018.

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengisyaratkan ada hubungan yang tidak mesra, sehingga mengindikasikan peluang Gatot mendampingi mantan Gubernur DKI di Pilpres 2019 pupus. Namun begitu, untuk menjadi calon alternatif selain Jokowi dan Prabowo Subianto, Gatot harus bekerja keras.

"Selama ini kan waktu menjadi Panglima TNI kan banyak sekali panggung bagi Pak Gatot untuk dikenal publik secara luas. Tapi saat sudah tidak aktif, acara-acara yang berkaitan dengan menyangkut publik luas dan kemudian menjadi berita dan sebagainya, kemungkinan besar kan tidak seintensif ketika masih menjabat," kata Alfan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya