BIN Siapkan Skenario Pengamanan Kunjungan JK ke Afghanistan

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 15 Februari 2018 16:14 WIB
Kepala BIN Budi Gunawan di Istana Wapres, Jakarta (foto: Fahreza/Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) sedang mempersiapkan skenario pengamanan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) ke Afghanistan pada 26 Februari 2018 mendatang.

Wapres JK sendiri akan melakukan lawatan ke Afghanistan dalam rangka memenuhi undangan kehormatan High Peace Council (HPC) untuk membantu proses perdamaian di sana.

(Baca Juga: Bakal Kunjungi Afghanistan, JK: Kalau Niat Baik, Insya Allah Aman)

"Tim sedang bekerja di sana dengan aparat intelijen, kepolisan dan angkatan bersenjata di sana untuk mengamankan kedatangan beliau (JK)," kata Kepala BIN Budi Gunawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Budi mengatakan, aparat keamanan dan intelijen dari Indonesia akan mempersiapkan pengamanan kunjungan Wakil Kepala Negara berkoordinasi dengan aparat setempat.

Selain itu, ia pun memastikan jadwal lawatan Wapres JK ke Afghanistan tidak berubah. Terlebih, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan dengan matang di negeri yang sedang dilanda konflik tersebut.

"InsyAllah tidak, rencananya kan tanggal 26. Agenda sudah ditentukan dan kita sudah menyiapkan semuanya," tegas Budi.

Sekadar informasi, kunjungan Wapres JK ke Afghanistan guna memenuhi undangan High Peace Council (HPC) dalam rangka membantu proses perdamaian di sana.

Di sana, JK akan bertemu semua tokoh di negara tersebut untuk berbagi pengalaman mengenai resolusi konflik. Sebab, Indonesia sebagai negara besar terbilang mampu melewati berbagai konflik yang mendera, seperti di Poso, Ambon dan Aceh.

JK menegaskan tidak khawatir dengan kondisi keamanan di Afghanistan. Ia yakin lawatannya ke sana akan berjalan mulus lantaran Indonesia memiliki niat baik untuk terlibat dalam proses perdamaian di negeri itu.

(Baca Juga: Setelah Jokowi, Giliran JK Diundang sebagai Tamu Kehormatan Afghanistan)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah lebih dulu mengunjungi Kabul, Afghanistan. Kunjungan Kepala Negara ke sana bertujuan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara sekaligus perwujudan diplomasi perdamaian.

Kunjungan kenegaraan itu dilakukan di tengah gejolak di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Serangkaian serangan kelompok militan menewaskan ratusan orang dalam sepekan terakhir. Bahkan, menjelang kedatangan Jokowi, insiden ledakan bom kembali mengguncang Kabul.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya