Trump Batalkan Kunjungan Menlu-nya ke Korut Karena Sepucuk Surat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 28 Agustus 2018 11:01 WIB
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo bersama Pejabat Senior Korea Utara, Kim Yong-chol. (Foto: AFP)
Share :

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membatalkan kunjungan Mike Pompeo ke Korea Utara setelah menteri luar negeri-nya itu menerima surat bernada bermusuhan dari pejabat senior Pyongyang, hanya beberapa jam setelah lawatan Pompeo diumumkan pekan lalu.

Washington Post mengutip dua pejabat senior pemerintahan AS yang tidak disebutkan namanya, melaporkan, surat itu datang dari Wakil Pimpinan Komite Pusat Partai Pekerja Korea Utara, Kim Yong Chol pada Jumat. Kim Yong Chol adalah pejabat senior yang memimpin perundingan dengan Pompeo di putaran sebelumnya.

BACA JUGA: Trump Perintahkan Pompeo Tunda Kunjungan ke Korea Utara

Dilansir Reuters, Selasa (28/8/2018), Washington Post mengatakan, isi pasti dari surat itu tidak diketahui secara pasti, tetapi diyakini cukup bermusuhan sehingga Trump dan Pompeo memutuskan untuk membatalkan perjalanannya ke Korea Utara.

Rencana kunjungan tersebut diumumkan pekan ini dan Pompeo telah berencana untuk memperkenalkan utusan khusus yang baru saja ditunjuk, Stephen Biegun kepada pihak Korea Utara. Belum ada komentar dari Kementerian Luar Negeri AS mengenai laporan Washington Post itu.

Saat membatalkan perjalanan Pompeo ke Korea Utara, Trump secara terbuka mengakui untuk pertama kalinya, sejak KTT dengan Kim Jong-un pada 12 Juni lalu, bahwa usahanya untuk membuat Korea Utara melakukan denuklirisasi telah terhambat.

BACA JUGA: Batal ke Pyongyang, Menlu AS Pompeo Telepon Menlu Korsel

Pada Minggu, media pemerintah Korea Utara menuduh AS melakukan ‘kesepakatan ganda’ dan merencanakan ‘plot kriminal’ terhadap negara terisolasi itu, namun sama sekali tidak menyebutkan mengenai pembatalan kunjungan Pompeo.

Para pejabat intelijen dan pertahanan AS telah berulang kali menyatakan keraguan tentang kesediaan Korea Utara untuk menyerahkan senjata nuklirnya dan tidak mengharapkan perjalanan Pompeo ke Pyongyang untuk menghasilkan hasil yang positif.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya