"Sekarang sudah mulai memasuki musim hujan. Itu sangat merugikan bagi kami karena air tanah akan bercampur dengan air lindi, uang bau belum mampu menutupi kebutuhan hidup kami, setidaknya pemerintah harus lebih mempedulikan kesehatan, karena di sini banyak anak-anak" ujar Asan.
Antara telah mendatangi lokasi terlihat sejumlah truk sampah yang berlalu-lalang memasuki kawasan TPST Bantargebang namun pengemudi belum melalui jalur Kota Bekasi karena Pemerintah Kota Bekasi menerapkan pembatasan jam dan belum terselesaikannya kesepakatan kedua belah pihak.
"Saya mengantar sampah melewati jalur Jati Asih. Ada beberapa teman saya memilih untuk melewati Cibubur, karena masalah sampah ini belum terselesaikan lebih baik sehingga cari jalan aman," ujar seorang sopir yang membawa sampah Jakarta, Bibit.
(Arief Setyadi )