2 Nyawa Melayang dan 319 Jiwa Warga Terjangkit DBD, Ini Respons Dinkes Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis
Sabtu 02 Februari 2019 14:37 WIB
Kondisi RSUD Depok yang Mulai Kebanjiran Pasien DBD (foto: Wahyu M/Okezone)
Share :

DEPOK - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tiap pekan meningkat secara signifikan di Kota Depok. Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, mencatat ada 319 jiwa warga Depok menderita DBD dan 2 di antaranya meninggal dunia.

Namun, ketika dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan Kota Depok tidak ada yang berani memberikan data secara pasti, bahkan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kasus DBD.

(Baca Juga: DPR: Program Pemerintah Cegah DBD Sudah Berjalan Baik) 

Sementara data dari Dinas Kesehatan Kota Depok jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Depok hingga kini mencapai 314 pasien. Jumlah tersebut tersebar di 54 kelurahan di Depok.

"Dari 63 kelurahan di Kota Depok, 54 di antaranya terdapat pasien atau penderita DBD. Total keseluruhan sampai dengan data senin 28 Januari 2019, mencapai 314 pasien,” kata Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita.

Jumlah 314 kasus tersebut kata dia sudah termasuk yang didapat dari RSUD Depok. "Ini sudah termasuk data yang dari RSUD. Kalau yang hari ini datanya belum masuk," imbunya.

Dari 63 kelurahan di Depok, beberapa di antaranya menjadi wilayah paling banyak jumlah kasus DBD, yaitu Harjamukti, Beji, Cipayung, Mekarjaya dan Cimanggis.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita (foto: Wahyu M/Okezone) 

Meskipun sudah mencapai ratusan jiwa penderita DBD, Pemkot Depok belum menyatakan sikap jika kejadian ini tergolong luar biasa atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Dia pun tidak merinci apa saja yang dapat meningkatnya status DBD dalam sebuah wilayah. "Belum bisa statusnya siaga," ucapnya.

(Baca Juga: Daerah Setu dan Serpong Tangsel Paling Rawan Terjangkit DBD) 

Novarita mengimbau agar masyarakat Depok bisa melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dengan cara 3 M Plus, yakni Menguras, Membersihkan, Mengubur plus memberi losion di tubuh dan menabur Abate di bak mandi. Sebab menurutnya saat ini melakukan fogging dianggap sudah tidak tepat karena dianggap hanya dapat membunuh nyamuk dewasa.

"Diharapkan PSN serempak di seluruh wilayah utamanya di rumah masing-masing karena dari hasil pemeriksaan banyak ditemukan jentik di rumah sendiri seperti di Dispenser, barang penampungan air ga dibersihin jadi ada jentik nyamuk. Kalau foging hanya matikan nyamuk dewasa to PSN bisa matikan telur-telurnya juga 1 nyamuk bisa 800 telur," pungkasnya.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya