Ia berharap adanya perhatian dari keluarga terhadap anak-anak harus mesti masif dilakukan dan terus melakukan pendidikan terhadap penggunaan internet bagi anak.
"Yang tidak bisa dikekang secara fisik, itu harus punya terapi yang lebih menyentuh untuk memberikan pemahaman yang bagus untuk tumbuhnya," katanya.
Sementara itu, Founder Indonesia Child Online Protection (ID COP) Maria Advianti mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya melalui beberapa program untuk mengedukasi orang tua dan anak terhadap bahayanya internet jika tak dibatasi.
"Anak-anak ini tumbuh dan berkembang di dalam lingkungan keluarga, kemudian kemungkinan kekerasan juga terjadi dalam lingkungan itu sehingga ketika anak-anak jadi korban utama di dalam hal ini," kata dia.
(Awaludin)