Bendera NU Dipakai Kampanye, Gus Nabil: Sandi Tidak Paham AD/ART NU

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Sabtu 06 April 2019 20:06 WIB
Cawapres 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengibarkan bendera NU saat kampanye di Lumajang. (Foto: BPN)
Share :

SURAKARTA – Menanggapi pengibaran bendera Nahdlatul Ulama (NU) saat kampanye akbar calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Lumajang pada Kamis 4 April 2019, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menilai Sandi tidak memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

Gus Nabil –sapaan akrabnya– mengatakan saat momentum pemilihan umum seperti saat ini, memperebutkan suara warga Nahdliyin menjadi sangat penting. Banyak calon, baik presiden maupun legislatif, yang berlomba-lomba mendapatkan simpati dan suara dari warga Nahdliyin dengan berbagai cara.

(Baca juga: TKN Nilai Protes NU Lumajang ke Sandiaga Hal Wajar)

"Sehingga wajar apabila ada salah satu calon wakil presiden yang ingin merebut simpati warga NU dengan mengibarkan bendera NU saat kampanye. Kini semakin jelas mana NU tulen dan NU agak tulen. Saya yakin ia tidak memahami betul AD/ART NU," ujar Gus Nabil yang diperintah para kiai untuk maju menjadi calon anggota legislatif dapil V Jateng melalui PDIP ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya