MANADO - Pemilihan umum (Pemilu) selalu identik dengan memilih calon di tempat pemungutan suara (TPS). Berbagai hal dilakukan, untuk meningkatkan partisipasi warga menyalurkan hak suara untuk memilih termasuk menggunakan cara yang unik di tempat pemungutan suara (TPS).
Seperti yang dilakukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 yang ada di Kelurahan Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado dalam Pemilu 17 April 2019.
Berdasarkan pantauan, petugas TPS 16 mengambil tema milenial. Nampak semua petugas KPPS memakai seragam Sekolah Menengah Atas (SMA) lengkap dengan atasan putih dan bawahan abu-abu. Mereka juga memakai topi, dasi dan sepatu layaknya siswa sekolah.
"Kami sengaja menggunakan seragam sekolah untuk menarik perhatian para warga khususnya para pemilih pemula untuk ikut berpartisipasi dalam memilih wakil rakyat," ujar Ketua KPPS TPS 16, Marlaini Jonas.
Para pemilih yang datang untuk menggunakan hak pilihnya pun heran ketika melihat petugasnya berseragam SMA.
"TPS-nya unik. Zaman sekarang masih ada yang kreatif seperti ini. Semua petugasnya memakai seragam SMA," kata Yanti (42), warga Teling Atas.
Menurut dia, petugas KPPS TPS 16 dengan memakai seragam sekolah tersebut baru pertama kali. Pasalnya, di pesta demokrasi lima tahunan Pilpres 2014 lalu, belum ada petugas TPS yang memakai seragam SMA.
Adapun data warga yang masuk DPT sekira 250 orang, sementara yang menggunakan hak suaranya ada sekira 180 orang.
(Rachmat Fahzry)