Serukan Rekonsiliasi, PBNU: Masyarakat Tak Punya Energi untuk Berantem Usai Pilpres

Syaiful Islam, Jurnalis
Minggu 21 April 2019 22:17 WIB
Ilustrasi (Dok Okezone)
Share :

SURABAYA – Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyambut baik rekonsiliasi pasca-Pilpres yang digagas kiai-kiai sepuh di Jawa Timur, ternyata mendapatkan respons positif. Pesantren dengan segenap jaringannya seperti santri dan alumni saat ini langsung bergerak untuk meredam gejolak di tataran santri, alumni, dan masyarakat luas.

Ia memastikan suasana Jawa Timur pasca pilpres sudah kondusif. Seluruh pihak sudah sepakat hasil akhir Pemilu 2019 menunggu KPU.

“Pemilu sudah selesai, saatnya kita kembali memikirkan umat dan saat ini para kiai juga telah bergerak mendinginkan suasana. Mereka mengumpulkan santri dan alumni untuk mendinginkan suasana,” kata Gus Ipul, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, para kiai di Jawa Timur baik itu yang sebelumnya mendukung 01 maupun 02, sepakat siapapun yang menang dalam Pilpres adalah sosok yang dikehendaki rakyat. Karenanya, Pilpres ini sejatinya bukan tentang Jokowi-Ma`ruf atau Prabowo-Sandi, melainkan tentang bagaimana membangun negara dengan penuh persatuan dan semangat kerja keras.

“Masyarakat sudah ndak ada lagi energi untuk berantem, yang ada energi untuk bersatu membangun Indonesia. Jadi semangat rekonsiliasi ini yang harus terus didorong dan dijaga,” ujarnya.

Untuk mendorong semangat rekonsiliasi bangsa, para kiai sepuh di Jawa Timur, kata Gus Ipul, juga telah merumuskan beberapa langkah. Di antaranya dengan menularkan semangat rekonsiliasi kepada para alumni dan santri terutama kepada santri yang saat ini juga telah menjadi kiai dan memiliki pondok pesantren.


Baca Juga : Prabowo-Sandi Kembali Menang saat Coblos Ulang di Sukamulya Tangerang

Dengan langkah ini, maka kiai-kiai alumni pesantren besar juga akan ikut bergerak mendinginkan suasana khususnya bagi para santri, alumni dan masyarakat sekitar pesantren.

“Setelah ini akan ada lagi pertemuan kiai, ulama dan tokoh masyarakat yang fokus di daerah-daerah. Misalnya Mataraman nanti akan digerakkan dari Ploso dan Lirboyo, kemudian wilayah Panturan akan digerakkan dari Langitan, begitu juga tapal kuda dari Sidogiri dan lainnya,” kata Gus Ipul.


Baca Juga : TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Buka-Bukaan Perlihatkan "War Room" Rekapitulasi Suara

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya