Lerai Perseteruan Terkait Pemilu, Relawan PKS Tewas Ditikam

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Minggu 28 April 2019 11:18 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA – Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukardi, tewas ditikam lantaran berusaha melerai perseteruan antara Sujari dan Supriono perihal hasil pemungutan suara Pemilu 2019, yang digelar serentak.

Peristiwa bermula saat warga Desa Kalipapan, Negeri Agung, Way Kanan, Lampung, itu tewas bersimbah darah setelah Supriono yang naik pitam membabi buta menyerang warga menggunakan pisau.

Supriono mengklaim, lapangan voli yang sedang dibersihkan warga merupakan pemberian salah seorang caleg yang pascahasil pemilu disimpulkan tidak masuk hitungan.

"Sukardi yang bermaksud mendamaikan justru terjatuh dan dihujani enam tusukan termasuk di jantungnya. Sukardi tewas seketika. Supriono melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran," kata Ketua DPD PKS Way Kanan, Azis Muslim dalam keterangannya kepada Okezone, Minggu (28/4/2019).

Aziz mengatakan, Sukardi merupakan pengurus RW setempat yang juga sehari-hari bekerja sebagai penjual cilok untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, Sukardi juga merupakan simpatisan PKS yang fanatik.

“Pak Kardi merupakan simpatisan yang bisa dikatakan sangat fanatik dengan PKS. Di kampungnya dia dikenal orang yang sangat baik, peduli dengan masyarakat, peduli dengan generasi muda,” kata Azis.


Baca Juga : Ratusan Petugas KPPS Meninggal Dunia, TKN Milenial Jokowi Gelar Tabur Bunga

Aziz mengatakan, Sukardi meninggalkan seorang istri dan dua anaknya masih kanak-kanak. Dia berharap pelaku segera bisa ditangkap.

"Anggota DPR RI dari PKS Ahmad Junaidi Auly menyatakan bersedia membantu biaya sekolah anak-anak almarhum," tuturnya.


Baca Juga : Bawaslu Harap Pemungutan Suara Ulang Tak Menambah Jumlah Petugas Meninggal

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya