JAKARTA - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melibatkan anak muda masuk kedalam pemerintahannya di periode 2019-2024 dinilai sangat potensial untuk di laksanakan. Pasalnya ada beberapa sektor di kementerian yang pas untuk diisi oleh kelompok anak muda seperti olahraga, informasi teknologi, dan juga pariwisata.
"Ya mungkin saja artinya menteri yang milenial itu ada tiga pos pertama Kemenkominfo, ini dari sisi kapasitasnya, sementara dari sisi leadersip perlu dites dulu," ucap Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedillah Badrun kepada Okezone, Jumat (5/7/2019).
Kedua Kemenpora kata Ubedillah, di posisi ini generasi muda milenial yang memiliki prestasi di bidang managemen olahraga diharapkan mampu mengisi posisi strategis tersebut. "Bukann hanya pengalaman bidang olahraga karena tata kelora Kemenpora ini kan bermasalah, bermasalah korupsi di Menpora kan cukup tinggi (masalah itu) jadi tidak asal milenial saya bilang," paparnya.
Terakhir Kementerian yang memiliki mobiltas tinggi tinggi seperti Kementerian Pariwisata. Karena Kemenpar perlu mobilitas tinggi dari para anak muda karena banyak potensi yang bisa dikelola.
Terkait akan kah posiai anak muda yang terbiang baru dalam dunia politik tidak akan kesulitan menghadapi para tokoh politik senior. Menurutnya hal itu tidak akan terjadi lantaran ketiga poaiai tersebut sangat janrang menjadi perhatian politisi senior.
"Senior itu untuk tiga bidang itu mereka tidak terlalu cocok kalau politisi senior isi Meenkominfo," ungkapnya.
Yang jelas lanjut Ubaedillah, seorang menteri milenial tidak cukup hanya memiliki umur muda dan paras yang catik begiti pula dengan kecerdasan, melainkan juga harus dilengkapi dengan integritas, dan jiwa kepemimpinan.
"Syaratnya dia punya kapasitas dibidangnya punya integritas komitmentnya pada kepentingan nasional, juga leadership, kemampuan managerial yang baik harus tiga itu," tukasnya.