JAKARTA – Aulia Kesuma, otak pembunuhan berencana terhadap suaminya, Edi Candra Purnama, dan anaknya, M Adi Pradana, telah menjalani rekonstruksi perkara di sejumlah lokasi di Jakarta pada Kamis, 5 September 2019.
Selain Aulia, polisi menghadirkan dua tersangka lain yang merupakan eksekutor pembunuhan, yaitu Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid dalam reka ulang adegan pembunuhan tersebut.
Total ada 58 adegan yang diperagakan masing-masing tersangka, mulai dari menyusun rencana hingga eksekusi pembunuhan. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dalam rekonstruksi tersebut:
1. Ke Apotek Beli Obat Tidur
Aulia Kesuma memulai aksinya dengan membeli obat tidur sebanyak 30 butir, sarung tangan, dan alkohol di sebuah Apotek Century di Apartemen Kalibata City sekira pukul 08.00 WIB pada 23 Agustus 2019.
Hal itu terlihat dalam rekonstruksi adegan ke-7 di mana nantinya obat tersebut akan dicampur ke dalam jus untuk suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili agar tidak sadarkan diri untuk kemudian dieksekusi.
Usai membeli obat di Apotek Century, di waktu yang sama Aulia bertemu empat orang eksekutor pembunuhan yaitu Sugeng, Agus, Rodi, dan Alpat di Hotel Oyo di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di sana mereka merencanakan bagaimana teknis pembunuhan akan dilakukan.
Aulia juga sempat membeli sebuah kaus kaki di Indomaret. Ia juga membeli obat nyamuk di sebuah toko kelontong di kawasan Kalibata sebelum kembali ke apartemen untuk eksekusi.