Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menerangkan, Presiden Jokowi ingin menekankan jajaran menteri dan kepala lembaga negaranya ke depan harus berintegritas, kompetensi, dan profesional.
"Nanti dari partai boleh, tidak apa-apa tapi yang setia kepada Presiden, jangan yang bikin kacau," tuturnya.
Baca Juga: Ada Plus-Minus jika Kandidat Menhan Jokowi dari Sipil atau Militer
(Arief Setyadi )