JAKARTA - Wakil Sekjen (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi memastikan internalnya sudah tidak memusingkan soal pembahasan jumlah jatah kursi menteri di era kepemimpinan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) jilid II mendatang.
"Karena jatah menteri menjadi hak preogratif presiden," kata Awiek sapaannya kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (21/9/2019).
Menurut Awiek, partainya saat ini tidak akan memaksa kepada Jokowi untuk memberikan berapa jatah kabinet kepada partai berlambang Ka'bah tersebut.
"Jadi kami pun tidak dalam kapasitas untuk mencampurinya," tutur Awiek.
Kendati demikian, Awiek memastikan Jokowi sudah mengantongi nama-nama yang akan dipercaya untuk menjadi pembantunya ketika menjabat Presiden di periode keduanya.
Baca Juga : Jokowi Diminta Jadikan Putra Daerah sebagai Menteri Agar Pembangunan Merata
"Namun demikian, semuanya bergantung pada hak prerogatif Presiden," tutur Awiek.
Baca Juga : Nasdem Akan Tetap Kawal Pemerintahan Jokowi, Berapapun Jatah Menteri yang Didapat
(Erha Aprili Ramadhoni)