JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Indonesia masih panas hingga pekan depan.
"Hingga tujuh hari ke depan suhu tinggi masih berpotensi terjadi, terutama di Jawa, Bali, NTB, NTT dan Sulawesi," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab dalam keterangannya, Minggu (27/10/2019).
Dia mengatakan, kondisi suhu yang tinggi hingga cuaca terasa sangat panas tersebut lazim terjadi di periode akhir musim kemarau. Penyebab cuaca panas tersebut karena posisi semu matahari saat ini sedang berada di sekitar equator, sehingga pemanasan dari sinar matahari maksimal.
Saat ini juga, massa udara yang berada di atas Indonesia, khusus bagian selatan Indonesia berasal dari selatan yaitu Australia yang bersifat kering dan panas.