Para senior yang melakukan kekerasan itu tergabung dalam sebutan gangster "Vembazak". Mereka kini telah melanjutkan studi di berbagai sekolah, seperti SMA 1 Tangsel, SMA 9 Tangsel, SMA 87 Jakarta dan Madrasah Aliyah (MA) MP UIN.
Baca Juga: Gangster Berulah di Tangsel, 9 Siswa Dianiaya hingga Dipaksa Tenggak Miras
Mereka merekrut sejumlah siswa juniornya di MTs MP UIN, termasuk ke-9 korban. Karena tak tahan dengan perlakuan seniornya, para korban lantas berupaya menghindar dan tak mau lagi bergabung ke dalam geng Vembazak.
Hal itu lantas memicu kemarahan para pelaku. Pada tanggal 14 dan 15 Oktober 2019 lalu, mereka mengumpulkan korban di salah satu rumah serta di kantin sekolah MTs MP UIN. Lalu satu persatu dianiaya dengan dipukuli, diinjak-injak, dicekoki miras, hingga dipaksa melakukan tawuran sekolah.
(Fiddy Anggriawan )