JAKARTA - Sosok Zulkifli Hasan (Zulhas) masih cukup kuat untuk kembali menjadi orang nomor satu di Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, Zulhas akan berebut suara dengan beberapa calon ketua umum, seperti Bima Arya, Asman Abnur, Mulfachri Harahap, dan Hanafi Rais di Kongres PAN yang bakal berlangsung Maret 2020.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai kemungkinan Zulhas jadi Ketum PAN memang cukup kuat. Hal itu terlihat ketika Rakernas, Sabtu 7 Desember 2019, masih banyak kader partai besutatan Amien Rais itu yang meneriakkan dukungan yel-yel kepada Wakil Ketua MPR tersebut.
Baca Juga: Pasca-Rakernas, Duet Mulfachri-Hanafi Rais Dijagokan Pimpin PAN
“Yang jelas Zulhas masih kuat didukung kader PAN,” kata Adi kepada Okezone, Senin (9/12/2019).
Meski begitu, lanjut dia, Zulhas tak boleh bergitu jumawa dan percaya diri karena dirinya akan menemui batu sandungan untuk sukses menjabat Ketum PAN selama dua periode. Sebab, dia harus berhadapan dengan anak dari Amien Rais, yaitu Hanafi Rais.
“Bisa jadi Hanafi penantang kuat. Tapi Zulhas sepertinya masih dominan karena penetrasi ke kader PAN relatif kuat,” ujarnya.
Apabila Zulhas sudah meneguhkan hati untuk menjadi Ketum PAN selama dua periode, lanjut Adi, maka yang bersangkutan harus bergerak kasak-kusuk mencari restu ke politikus senior PAN, seperti Hatta Radjasa dan Soetrisno Bachir. Sebab, ia menilai bahwa gelagat dari Amien tak merestui Zulhas untuk kembali memimpin partai berlambang matahari terbit tersebut.
Baca Juga: Bima Arya Masih Galau untuk Maju Sebagai Caketum PAN
“Tapi harus cari dukungan senior PAN lainnya karena Amien cenderung punya calon lain. Di PAN pengaruh senior cukup kuat,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, sejumlah nama dikabarkan akan ikut berkontestasi memperebutkan kursi orang nomor satu di PAN, selain Zulhas dan Hanafi. Mereka di antaranya adalah Bima Arya, Asman Abnur, dan Mulfachri Harahap.
(Fiddy Anggriawan )