BLORA - Bandara Ngloram Blora segera beroperasi kembali setelah 34 tahun mangkrak. Selama puluhan tahun, tanah lapang itu berubah fungsi menjadi tempat penggembalaan ternak hingga arena bermain anak-anak.
Bandara Ngloram sudah ada sejak 1980. Keberadaan bandara dinilai perlu untuk mendukung proyek-proyek pertambangan minyak dan gas (migas) di Blora dan sekitarnya yang saat itu mulai berkembang.
Pertama kali yang mendarat adalah Presiden Soeharto. Namun empat tahun kemudian, bandara tidak lagi beroperasi. Hingga akhirnya pemerintah memutuskan untuk membangun ulang bandara tersebut pada pertengahan 2018.
"Ini akan jadi kebanggaan warga Blora. Jika kemarin-kemarin hanya untuk mainan anak-anak dan angon ternak, insyaallah akhir tahun ini ada pesawat yang mendarat," kata Bupati Blora Djoko Nugroho saat mendampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek pengerjaan runway Bandara Ngloram Blora, Kamis (12/12/2019).