Dijelaskan Syarif, serangan terhadap KPK sebenarnya sudah berlangsung lama secara historis, struktur, sistematis dan masif. Oleh karenanya, Syarif merasa banyak kenangan yang akan tertinggal di KPK usai lengser dari jabatannya.
"KPK itu lahir dari air mata dan darah. Dan untuk pertahanannya pun iya masih seperti itu. Jadi perjuangan kita masih panjang," katanya.
Selain Yusuf dan Randi, ada tiga nama lagi yang diabadikan menjadi nama ruangan di KPK. Ketiga nama lainnya itu yakni, Bagus Putra Mahendra, Akbar Alamsyah dan Maulana Suryadi. Ketiganya juga sosok orang yang gugur ketika ikut aksi demonstrasi #ReformasiDikorupsi.
(Edi Hidayat)