"Mohon doanya agar operasi penyelamatan berjalan lancar dan meminimalisir korban," tandasnya.
Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Tengah Melobi Pembebasan WNI Disandera Abu Sayyaf
Menko Polhukam, Mahfud MD juga sebelumnya mengungkapkan bahwa Pemerintah RI sudah mengupayakan pembebasan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok pemberontak Filipina, Abu Sayyaf di Mindanao sejak 24 September 2019 lalu.
Mahfud menyebut, pemerintah RI terus berkoordinasi dengan pemerintah Filipina terkait kasus ini. Pelaku bahkan meminta tebusan sebesar Rp8 miliar untuk kebebasan 3 WNI tersebut.
Sedangkan pihak militer Filipina mengaku berjanji akan berupaya maksimal membebaskan WNI yang terdandera dengan menggelar operasi militer di wilayah itu.
(Rizka Diputra)