Jokowi Sebut Kota Lama Semarang Jadi Warisan Pusaka

Taufik Budi, Jurnalis
Selasa 31 Desember 2019 04:17 WIB
Presiden Jokowi di Semarang (Foto: Okezone/Taufik)
Share :

SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang kini tampil dengan wajah baru yang lebih elegan dan bersih. Revitalisasi kawasan yang disebut Litle Netherland (Belanda Kecil) ini memakan biaya hingga Rp170 miliar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri mendatangi kawasan Kota Lama dengan bersepeda. Mereka menempuh rute dari Pasar Johar ke Kota Lama dengan melintasi jalanan yang dipenuhi sambutan warga.

Setelah berkeliling Kota Lama, Jokowi menyatakan perlu digelar berbagai kegiatan seni budaya di kawasan tersebut. Dengan cara tersebut, wisatawan tak hanya disuguhi keindahan bangunan masa lampau tetapi juga beragam budaya kearifan lokal.

"Kota lama ini sudah dikerjain (pembangunan) dua tahun lebih. Dikerjakan memakan anggaran kurang lebih Rp170 miliar, sekarang barangnya sudah jadi dan yang paling penting di sini ada aktivitas," kata Jokowi, Senin 30 Desember 2019.

"Ada isian yang baik terutama yang berkaitan dengan ekonomi kreatif, industri kreatif yang ada di Kota Semarang dan Jawa Tengah pada umumnya. Kota Lama ini hampir 20 hektare luasnya, ini sudah direstorasi dengan baik menjadi ikon Semarang, ikon Jawa Tengah yang baru dan bisa menarik wisatawan," beber dia.

Baca Juga: Penyerang Novel Ditangkap, Jokowi: Jangan Ada Spekulasi Negatif!

Pengembangan industri kreatif di kawasan Kota Lama sekaligus untuk mendorong Pemerintah Kota Semarang yang mengajukan kawasan tersebut sebagai UNESCO World Heritage. Lembaga di bawah PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) itu berfungsi untuk melestarikan dan menjaga situs warisan budaya dan alam yang terdapat di berbagai negara di dunia.

"Itu yang harus dirawat, dijaga karena apa pun Ini adalah warisan pusaka heritage yang terus harus dijaga. Kota Lama sudah baik, tinggal isian harian harus diisi dengan kegiatan-kegiatan seni budaya. Mungkin di sini galeri, resto dihidupkan sehingga bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi Kota Semarang maupun Jawa Tengah," pungkasnya.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya