Peninggalan Belanda, Stasiun Semarang Tawang Bersolek Jadi Lebih Milenial

Taufik Budi, Jurnalis
Sabtu 04 Januari 2020 13:07 WIB
Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah (foto: iNews/Taufik Budi)
Share :

Lokasi Stasiun Tawang yang berdekatan dengan kawasan Kota Lama menjadikan banyak pengunjung berdatangan. Mereka bukan hanya penumpang kereta api tetapi juga wisatawan yang ingin berfoto. Apalagi, di depan stasiun terdapat kolam raksasa atau polder serta monumen lokomotif D301 59 yang dihiasi dengan lampu berwarna-warni dan air mancur menari (dancing fountain) di sekelilingnya.

“Negara kita terus mengembangkan unsur kepariwisataan. Bahkan Stasiun Tawang maupun Lawang Sewu itu harapannya juga akan dihadiri oleh turis-turis mancanegara. Itu ada datanya cuma saya tidak punya. Karena Lawang Sewu sekarang sudah terpisah manajemen dari Daop 4 Semarang,” terangnya.

 

Menurutnya, pengembangan Stasiun Tawang terus akan dilakukan dengan memanfaatkan sisa lahan di bagian timur. Sebab, bangunan gedung yang ada saat ini sudah digunakan untuk berbagai sarana mulai ruang tunggu hingga pusat kuliner.

“Sekarang gedung-gedung yang ada di stasiun sudah terisi semua, petak bangunan sudah dipakai. Otomatis akan membangun bangunan baru yang merupakan bangunan zaman sekarang. Nanti perkembangan ke timur yang masih memungkinkan, karena agak longgar, tapi sekarang kondisinya masih berupa rawa-rawa,” tutur dia.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya