BENGKULU – Korban meninggal dunia akibat jembatan gantung putus di Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, bertambah menjadi 7 orang. Sementara 3 orang masih dinyatakan hilang.
Dua korban terakhir yang ditemukan adalah Mika binti Sus, warga Desa Bungin Tambun 3, dan Viki bin Ida, warga Desa Pulau Panggung.
Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik mengatakan, dua korban ditemukan tim SAR gabungan di lokasi berbeda, dengan jarak 1 hingga 7 Km. Total korban yang sudah ditemukan 7 orang.
''Total korban yang masih dalam pencarian 3 orang, sementara 7 orang korban sudah berhasil ditemukan tim SAR gabungan,'' kata Malik, saat dikonfirmasi Okezone, Senin (20/1/2020).
Saat ini, pihaknya masih mencari 3 korban lainnya yang dinyatakan hilang. Ketiganya adalah Intan Guspani binti Indi warga Bungin Tambun 2; Gok bin junar warga Desa Tanjung Ganti 1; dan Ipan bin Ujang, Desa Pulau Panggung.
Ia menjelaskan, pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan dari Kantor SAR Bengkulu, Pos SAR Manna, BPBD Kaur, Koramil Padang Guci, Polres Kaur, Brimob, PMI, dan masyarakat setempat.
Baca Juga : Jembatan Putus di Bengkulu, BNPB: Banjir Bandang Dipicu Cuaca Buruk
''Pagi ini tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian. Pencarian dibagi 4 tim,'' tutur Malik.
Baca Juga : Update Korban Meninggal Jembatan Putus di Bengkulu Bertambah Jadi 5 Orang
(Erha Aprili Ramadhoni)